The Effectiveness of Using Number Chart Media to Improve the Ability to Recognize Numbers 1–10 in Second Grade Deaf Students at SLB Negeri Mesuji

Tasnia Suprabawati, Maisuhetni Maisuhetni

Abstract


This research was motivated by the identification of a second-grade deaf student at SLB Negeri Mesuji who had difficulty recognizing numbers. According to the curriculum, students are expected to recognize numbers before learning arithmetic and addition operations. However, although the teacher had already introduced counting and addition, conventional teaching methods were still predominantly used. In contrast, learning for deaf students should be conducted face-to-face, emphasize visual input, and rely heavily on visual media. Therefore, this study aimed to examine the effectiveness of number chart media in improving the ability to recognize numbers 1–10 in a second-grade deaf student at SLB Negeri Mesuji. This study employed a Single Subject Research (SSR) method with an A–B–A design, and the data were analyzed using visual graphic analysis. The results showed that the Baseline-1 (A1) phase was conducted in four sessions, with a mean level of 20%, 100% data stability, and a stable trend (=). The Intervention (B) phase was conducted in seven sessions, resulting in a mean level of 74.2%, a stability percentage of 85.7%, and an increasing trend (+). Furthermore, the Baseline-2 (A2) phase was conducted in six sessions, with a mean level of 95.8%, 100% data stability, and an increasing trend (+). Data overlap analysis showed 0% overlap between phases B/A1 and B/A2. Therefore, the research hypothesis was accepted, indicating that number chart media effectively improves the ability to recognize numbers 1–10 in second-grade deaf students at SLB Negeri Mesuji.


Keywords


Deaf Students; Number Chart Media; Number Recognition; Single Subject Research (SSR); Special Education

Full Text:

PDF

References


Abi, Mustofa. (2020). Media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.

Acesta, Arrofa. (2019). Kecerdasan kinestetik dan interpersonal serta pengembangannya. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Asdi Mahastya.

Charitas, Rully. (2021). Single Subject Research. Yogyakarta: UAD Press.

Daryanto. (2013). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Fernando, Andrew. (2020). Pengembangan media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.

Haenudin. (2013). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu. Jakarta: Luxima.

Hamdanah. (2019). Media pembelajaran berbasis ICT. Sulawesi Selatan: IAIN Parepare Nusantara Press.

Indriani. (2013). Penggunaan media kartu bilangan untuk meningkatkan kemampuan konsep bilangan 1–5 pada anak tunagrahita ringan. [Online]. Diakses dari http://repositori.upi.edu/2666/

Kadarohman, Asep. (2018). Pedoman penulisan karya ilmiah UPI. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Lestariningrum, dkk. (2021). Inovasi pembelajaran anak usia dini. Madiun: CV Bayfa Cendekia Indonesia.

Lisnus, Rafael. (2020). Pembinaan anak berkebutuhan khusus (sebuah perspektif bimbingan dan konseling). Yayasan Kita Menulis.

Muhammad. (2016). Pengaruh media model jam aktivitas terhadap kemampuan pengukuran waktu pada anak tunarungu kelas III di SLB B Wiyata Dharma 1 Tempel. [Online]. Diakses dari https://eprints.uny.ac.id

Muhtar, Tatang. (2019). Pendidikan jasmani dan olahraga adaptif. Sumedang: UPI Sumedang Press.

Novitasari, Elly. (2017). Meningkatkan kemampuan mengenal bilangan. [Online]. Diakses dari https://eprints.uny.ac.id/47507/

Nuryasid. (2016). Pengembangan aplikasi kamus bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) dengan mengintegrasikan cloud video berbasis Android. [Online]. Diakses dari http://lib.unnes.ac.id/27939/1/5302411057.pdf

Prameswari, Noengki. (2020). Profil penderita tunarungu, maloklusi, dan kebutuhan perawatan ortodonsia. Surabaya: Airlangga University Press.

Priatna, Nanang. (2018). Pembelajaran Matematika. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rusman. (2012). Model-model pembelajaran. Bandung: RajaGrafindo Persada.

Safitri, Wykke. (2017). Peningkatan mengenal lambang bilangan. [Online]. Diakses dari http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/1851/1/weyke.pdf

Solichah, Imroatus. (2014). Alat peraga untuk pembelajaran tunarungu. Magetan: Penerbit Media Guru.

Sudjana, Djudju. (2007). Ilmu dan aplikasi pendidikan. Bandung: PT Imperial Bhakti Utama.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi. Bandung: Alfabeta.

Sunanto, Juang. (2005). Pengantar Penelitian dengan Subjek Tunggal. Otsuka: University of Tsukuba.

Sundayana, Rostina. (2014). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bandung: Alfabeta.

Suratno. (2017). Asesmen teman sejawat (AST). Purwokerto: CV IRDH.

Wahid, Gusnur. (2019). Pembelajaran artikulasi huruf hijaiyah untuk anak tunarungu. Jawa Barat: CV Setia Media Penerbit.

Wardhono, Agus. (2018). Memerankan peran pendidik dalam membangun karakter anak usia dini sebagai wujud investasi bangsa. Tuban: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ronggolawe Tuban.

Yusuf, A. Muri. (2007). Metodologi Penelitian. Padang: UNP Press.




DOI: https://doi.org/10.36269/i-joursen.v1i1.4767

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indonesian Journal of Special Educational Needs (I-Joursen) indexed by:

 

 Creative Commons License

Indonesian Journal of Special Educational Needs (I-Joursen) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International LicenseCopyright © Indonesian Journal of Special Educational Needs (I-JOURSEN). Published By Universitas Muhammadiyah Lampung.  p-ISSN xxxx-xxxx | e-ISSN xxxx-xxxx