Analisa Kegagalan Koordinasi Proteksi pada Setting Relay OCR Penyulang Semar di PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Bandarjaya

Yenni Afrida, Ridho Mahendra, Hamimi .

Abstract


Pada penyulang semar terdapat dua relai proteksi arus lebih, yaitu pada outgoing penyulang dan recloser poncowati. Pada rentang waktu 1 Juli hingga 30 September 2019 telah terjadi dua kali kegagalan koordinasi proteksi relai arus lebih antar dua relai tersebut. Sehingga zona jaringan aman ikut terdampak dari zona jaringan yang mengalami gangguan. Penyebab kegagalan koordinasi proteksi dapat diketahui melaui kurva hubungan antara arus gangguan dan waktu pemutusan setiap relai. Data penyetelan pemutusan diambil dari tiap relai dan diberikan nilai arus gangguan antar fasa di sepanjang jaringan penyulang Semar untuk mendapatkan waktu pemutusan relai. Berdasarkan kurva koordinasi proteksi penyulang Semar, saat nilai arus hubung singkat mencapai 1200 A, kedua relai arus lebih mempunyai waktu kerja yang bersamaan yaitu 0 detik yang menyebabkan kegagalan koordinasi. Perbaikan koordinasi proteksi dapat dilakukan dengan pemberian grading time sebesar 0,084 detik pada relay outgoing, mengganti setelan arus pada High-Set relay outgoing menjadi 2.312,85A, atau merelokasi recloser pada jarak minimal 21,113 kms dari relay outgoing

Keywords


Kurva Koordinasi Proteksi, High-Set, Recloser, Outgoing, Grading Time

Full Text:

pdf


DOI: https://doi.org/10.36269/jtr.v1i1.243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


slot gacor 777

slot online

gen4d

slot88

slot gacor

situs slot

???????????????

qqsuper99 login

toto