GENERASI Z DAN NILAI-NILAI YANG DIPERSEPSIKAN DARI ORANGTUANYA

Muhammad Zulfa Alfaruqy

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk mengkonstruksi nilai-nilai dan proses sosialisasi nilai remaja generasi Z yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya. Penelitian indigenous psychology ini menggunakan pendekatan grounded theory. 202 subjek yang terkategorisasi sebagai remaja, generasi Z, dan berstatus mahasiswa dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya ialah nilai personal (42,92%), nilai interpersonal (31,14%), nilai ketuhanan (17,86%), dan nilai politik-budaya (8,11%). Nilai kebangsaan yang disosialisasikan oleh orangtua dari yang terkuat ke yang terlemah yaitu ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi, keadilan sosial, dan nasionalisme. Remaja generasi Z mempersepsi bahwa proses sosialisasi nilai dari orangtua didominasi oleh pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai tertentu, yang diikuti dengan pengingatan kembali pada perilaku, pemberian keteladanan, pelibatan diskusi dua arah, ajakan bersama pada perilaku tertentu, pelibatan diskusi satu arah, serta pemberian reward dan punishment. Penelitian berimplikasi pada kebijakan yang mendorong peran orangtua dalam proses sosialisasi nilai-nilai mulia dalam keluarga.


Keywords


generasi Z; nilai; orangtua; remaja; sosialisasi

References


Alfaruqy, M.Z. (2019). Perilaku politik generasi milenial: Sebuah studi perilaku memilih (voting behavior). Jurnal Psikologi Jambi, 4(1), 10-15.

Alfaruqy, M.Z. & Masykur, A. M. (2014). Memaknai nasionalisme. Jurnal Empati, 3(2), 246-256.

Berns, R. M. (2013). Child, family, school, community socialization and support (9th ed.). Belmont, CA: Wadsworth.

Barni, D., Russo, C., Zagrean, I., Fabio, M.D., & Danioni, F. (2020). Adolescents’ internalization of moral values: the role of paternal and maternal promotion of volitional functioning. Journal of Family Studies, 1-13.

Broadbent, E., Gougoulis, J., Lui, N., Pota, V., & Simons, J. (2017). Generation Z: Global citizenship survey. London: Varkey Foundation

Bryant, A. & Charmaz, K. (2019). The sage handbook of current development in grounded theory. London: Sage Publication.

BPS. (2020). Hasil sensus penduduk 2020. Berita Resmi Statistik, 7(1), 1-12.

Gentina, E. (2020). Generation Z in Asia: a research agenda. In E. Gentina & E. Parry (eds). The new generation Z in Asia: Dynamics, differences, digitalization (The changing context of managing people (pp 3-19). Bingley: Emerald Publishing.

Heryansyah, D. (2014). Tanggung jawab pemuda terhadap masa depan Pancasila. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 21(4), 607-631.

Kim, U., Yang, K., & Hwang, K. (2006). Indigenous and cultural psychology: Understanding people in context. New York, NY: Springer.

Lestari, S. (2016). Psikologi keluarga: Penanaman nilai & penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana.

Lyons, S., & Kuron, L. (2013). Generational differences in the workplace: A review of the evidence and directions for future research. Journal of Organizational Behavior, 35(S1), S139–S157.

Meinarno, E.A., Putri, M.A., & Fairuziana. (2019). Isu-isu kebangsaan dalam ranah psikologi Indonesia. Dalam S.E. Hafiz & E.A. Meinarno (Eds). Psikologi Indonesia (pp 59-84). Depok: Rajawali Pers.

Perez-Felkner, L. (2013). Socialization in children and adolescence. Dalam J. Delamater & A. Ward (Eds.). Handbook of social psychology (2nd ed.) (pp 119-151). London: Springer.

Pichler, S., Kohli, C., & Granitz, N. (2021). DITTO for Gen Z: A framework for leveraging the uniqueness of the new generation. Business Horizons, 64(5), 599–610.

Rico, G. & Jennings, M.K. (2015). The information of left-right identification: Pathways and correlates of parental influence. Political Psychology, 0(00), 1-16.

Roberts, J., Yaya, L., & Manolis, C. (2014). The invisible addiction: Cell-phone activities and addiction among male and female college students. Journal of Behavioral Addictions, 3(4), 254-265.

Santrock, J.W. (2018). Life-span development (17th ed.). New York, NY: McGraw Hill Education.

Schwartz, S.H. (2012). Values and religion in adolescent development: Cross-national and comparative evidence. In G. Trommsdorff & X. Chen (Eds). Values, religion, and culture in adolescent development (pp.97-122). Cambridge: Cambridge University Press.

Sihombing, S. O. (2014). Identifying current values of Indonesian youth. Dalam International conference on business and management research: International market integration. Kyoto: Kyoto University.

Spitznagel, E. (2020). Generation Z is bigger than millennials – and they’re out to change the world. New York Post. https://nypost.com/2020/01/25/generation-z-is-bigger-than-millennials-and-theyre-out-to-change-the-world/

Tamm, A. & Tulviste, T. (2020). To what extent do perceived parental socialization values match Estonian adolescents‘ personal values? Child Indicators Research, 13, 1811-1825.

Widiyaningrum, W. Y. (2019). Menumbuhkan nilai kesadaran Pancasila di kalangan generasi muda: Kajian teoretis. Jurnal JISIPOL, 3(3), 69-58.




DOI: https://doi.org/10.36269/psyche.v4i1.658

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PSYCHE Index:

     

  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics

View My Stats