PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, KEPUASAN KERJA, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PERAWAT RSUD GENERASI Y

Reza Fazan Dihaq, Fatwa Tentama, Khoiruddin Bashori

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah work-life balance, kepuasan kerja, dan efikasi diri berpengaruh terhadap komitmen organisasi pada karyawan generasi y, baik secara simultan maupun secara partial. Subjek dalam penelitian ini adalah staf perawat ruang inap Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Kota Bengkulu (N=70) dengan kriteria yaitu karyawan yang masuk kedalam rentang umur pada generasi y. Sampel penelitian berjumlah 60 staf ruang inap Rumah Sakit Umum Daerah XX. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji regresi berganda dengan bantuan program SPSS 25.0 for macOS. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri memiliki pengaruh terhadap komitmen organisasi dengan nilai (p < 0,01). Secara parsial terdapat pengaruh positif yang signifikan pada work-life balance terhadap komitmen organisasi, terdapat pengaruh positif yang signifikan pada kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi, dan terdapat pengaruh positif yang sangat signifikan pada efikasi diri terhadap komitmen organisasi pada karyawan generasi y dengan nilai (p < 0,01 dan p < 0,05). Temuan ini menjadi bukti bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri yang menjadi faktor eksternal dan faktor internal cukup mampu dalam meningkatkan komitmen organisasi. Berdasarkan pemaparan diatas  dapat disimpulkan bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri merupakan faktor penting untuk meningkatkan komitmen organisasi pada karyawan generasi y.


Keywords


efikasi diri, generasi y, kepuasan kerja, komitmen organisasi, work-life balance.

References


Adiningtiyas, N., & Mardhatillah, A. (2016). Work Life Balance Index Among Technician. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial, 5(3), 327-333.

Amin, G., & Rahmiati, F. (2018). Organizational Commitment Generasi X dan Y di Industri Manufaktur. J-IKA, 5(2).

Aziri, B. (2011). Job satisfaction: a literature review. Management Research & Practice. 3(4), 77-86.

Aziz, K. A., Rahman, R. H. A., Yusof, H. M., & Yunus, W. M. A. W. M. (2018). A review on generational differences and work-related attitude. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 8(8), 346-360.

Bandura, Albert. (1997). Self-efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company.

Berk, C., & Gundogmus, F. (2018). The effect of work-life balance on organizational commitment of accountants. Management, 13(2), 137-159.

Chandra, D. O., Hubeis, A. V. S., & Sukandar, D. (2017). Kepuasan kerja generasi X dan generasi Y terhadap komitmen kerja di Bank Mandiri Palembang. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM), 3(1), 12-12.

Chelliah, S., Sundarapandiyan, N., & Vinoth, B. (2015). A research on employees’ organisational commitment in organisations: A case of SMEs in Malaysia. International Journal of Managerial Studies and Research (IJMSR), 3(7), 10-18.

Hasibuan, M. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara

Iqbal, A., Tufail, M. S., & Lodhi, R. N. (2015). Employee loyalty and organizational commitment in pakistani organizations. Global journal of human resource management, 3(1), 1-11.

Kord, B., & Tamini, B. K. (2012). A cross-cultural study of job satisfaction and organizational commitment of bank employees of Iran and India. Journal of Basic and Applied Scientific Research, 2(1), 605-609.

Lugiani, T & Yuniarsih, T. (2019). The Influence of Work Life Balance on the Organizational Commitment of Female Employees. Advances in Economics, Business, and Management Research, 184-187.

Luthans, Fred. (2014). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: ANDI.

Memon, N. Z., & Satpathy, B. (2017). Antecedents and Consequences of Organizational Commitment: A Gender Study in the IT-BPM Sector of India. Management and Labour Studies, 42(4), 306–315.

Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1991). A three-component conceptualization of organizational commitment. Human Resource Management Review, 1(1), 61-89.

Panggabean, M., S. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia. Indonesia: Chalia.

Pathak, A. K., Dubey, P., & Singh, D. (2019). Work Life Balance & Job Satisfaction: A Literature Review. International Journal of Computer Sciences and Engineering, 7(3), 182-187.

Qomariah, J. (2014). Pengaruh Efikasi Diri Dan Kepercayaan Terhadap Komitmen Organisasi Pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat. Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(1), 806-815.

Safaria, T. (2016). Peran efikasi diri, pola asuh otoritatif, dan motivasi berprestasi terhadap kematangan karir. Jurnal Psikologi, 43(2), 154-166.

Singh, P., & Khanna, P. (2011). Work-life balance a tool for increased employee productivity and retention. Lachoo Management Journal, 2(2), 188-206.

Yulan, Y., & Bernarto, I. (2017). Pengaruh Self-Efficacy, Budaya Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Komitmen. DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen, 12(1), 114-138.




DOI: https://doi.org/10.36269/psyche.v4i1.505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PSYCHE Index:

     

  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics

View My Stats