ANALISIS MODEL RASCH DALAM PENGEMBANGAN ALAT UKUR KETERLIBATAN AYAH
Abstract
Keterlibatan ayah dalam pengasuhan merupakan konstruk multidimensional yang mencakup berbagai bentuk perilaku pengasuhan dan menuntut ketersediaan alat ukur yang valid secara budaya. Instrumen yang tersedia, seperti Father Involvement Scale (FIS), Nurturant Fathering Scale (NFS), dan Inventory of Father Involvement (IFI), masih memiliki keterbatasan dalam konteks Indonesia, terutama karena belum mengintegrasikan secara komprehensif seluruh aspek keterlibatan ayah menurut Pleck (2010), belum menggunakan perspektif anak sebagai sumber data langsung, serta belum divalidasi menggunakan pendekatan psikometrik modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi skala keterlibatan ayah berbasis lima aspek Pleck (2010) menggunakan Model Rasch. Pendekatan ini memungkinkan pengukuran linear, evaluasi kualitas butir secara presisi, dan deteksi potensi bias antarkelompok. Partisipan penelitian berjumlah 479 remaja akhir (18–21 tahun) yang tinggal bersama ayah dan direkrut menggunakan teknik convenience sampling. Hasil analisis Rasch menunjukkan bahwa keterlibatan ayah terkonfirmasi sebagai konstruk dengan dukungan lima aspek konten Pleck (2010), serta memiliki reliabilitas tinggi dan unidimensionalitas yang memadai. Dari 50 butir yang dikembangkan, sebanyak 45 butir memenuhi kriteria fit model Rasch, sementara lima butir menunjukkan ketidaksesuaian dan bias gender. Temuan ini menunjukkan bahwa skala yang dikembangkan mampu mengukur variasi kualitas keterlibatan ayah secara akurat dan sensitif dalam konteks budaya Indonesia. Studi ini menghasilkan instrumen pertama yang mengukur keterlibatan ayah dari perspektif anak dan divalidasi dengan menggunakan model Rasch. Instrumen ini memberikan kontribusi metodologis melalui penerapan psikometri modern dalam pengukuran keterlibatan ayah, serta kontribusi praktis sebagai alat asesmen yang dapat digunakan dalam riset, intervensi keluarga, konseling pengasuhan, dan perumusan kebijakan yang mendukung peran aktif ayah dalam perkembangan anak.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afriliani, A. T. N., Adriany, V., & Yulindrasari, H. (2021). Peran ayah dalam pengasuhan: Studi pada keluarga pekerja migran perempuan di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(2), 164–175. https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.2.164
Afrizal, S., & Lelah, P. (2021). Peran ganda perempuan dalam peningkatan perekonomian keluarga. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 53–62. https://doi.org/10.52483/ijsed.v3i1.53
Azizah, A., & Wahyuningsih, S. (2020). Penggunaan model Rasch untuk analisis instrumen tes pada mata kuliah matematika aktuaria. Jupitek, 3(1), 45–50.
Azwar, S. (2007). Dasar-dasar psikometri. Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase tenaga kerja formal menurut jenis kelamin, 2024. https://www.bps.go.id/
DiClemente, R. J., Davis, T. L., Swartzendruber, A., Fasula, A. M., Boyce, L., Gelaude, D., Gray, S. C., Hardin, J., Rose, E., & Carry, M. (2014). Efficacy of an HIV/STI sexual risk-reduction intervention for African American adolescent girls in juvenile detention centers: A randomized controlled trial. Women & Health, 54(8), 726–749. https://doi.org/10.1080/03630242.2014.932893
Febrianti, F. D. (2024). Ayah dan pengasuhan: Representasi peran ayah pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Jurnal Komunikasi Universitas Garut, 10(2), 284–303. https://doi.org/10.52434/jk.v10i2.41438
Finley, G. E., & Schwartz, S. J. (2004). The father involvement and nurturant fathering scales: Retrospective measures for adolescent and adult children. Educational and Psychological Measurement, 64(1), 143–164. https://doi.org/10.1177/0013164403258453
Fiqrunnisa, A., Yuliadi, I., & Saniatuzzulfa, R. (2023). Hubungan persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan pemilihan pasangan pada perempuan dewasa awal fatherless. Psyche: Jurnal Psikologi, 5(2), 152–167. https://doi.org/10.36269/psyche.v5i2.1396
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis (7th ed.). Pearson.
Haryani, R. I., Dimyati, D., & Fauziah, P. Y. (2021). Peranan pengasuhan kakek dan nenek terhadap perilaku prososial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 173–181. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1023
Hawkins, A. J., Bradford, K. P., Palkovitz, R., Christiansen, S. L., Day, R. D., & Call, V. R. A. (2002). The Inventory of Father Involvement: A pilot study of a new measure of father involvement. The Journal of Men’s Studies, 10(2), 183–196. https://doi.org/10.3149/jms.1002.183
Hedo, D. J. P. K. (2020). Father involvement di Indonesia. Airlangga University Press.
Heene, M. (2020). Applying the Rasch model: Fundamental measurement in the human sciences. Routledge.
Hidalgo, M. D., & Gómez-Benito, J. (2009). Differential item functioning. In International encyclopedia of education (3rd ed., pp. 36–44). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-044894-7.00242-6
Lamb, M. E., Pleck, J. H., Charnov, E. L., & Levine, J. A. (2017). A biosocial perspective on paternal care and involvement. In Parenting across the lifespan (pp. 139–163). Routledge.
Munajat, A. (2022). Pola asuh ayah terhadap perilaku prososial anak. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1). https://doi.org/10.33394/realita.v7i1.5930
Pleck, J. H. (2010). Paternal involvement: Revised conceptualization and theoretical linkages with child outcomes. In M. E. Lamb (Ed.), The role of the father in child development (5th ed., pp. 58–93). Wiley.
Pleck, J. H. (2012). Integrating father involvement in parenting research. Parenting, 12(2–3), 243–253. https://doi.org/10.1080/15295192.2012.683365
Ragita, S. P., & Fardana, N. A. (2021). Pengaruh keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap kematangan emosi pada remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 417–424. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24951
Riany, Y. E., Meredith, P., & Cuskelly, M. (2017). Understanding the influence of traditional cultural values on Indonesian parenting. Marriage & Family Review, 53(3), 207–226. https://doi.org/10.1080/01494929.2016.1157561
Setiawati, F. A., Amelia, R. N., Sumintono, B., & Purwanta, E. (2023). Study item parameters of classical and modern theory of differential aptitude test: Is it comparable? European Journal of Educational Research, 12(2).
Suhadra, E. W., Gismin, S. S., & Hayati, S. (2024). Gambaran father involvement: Studi pada ayah di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(1), 229–234. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i1.3673
Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2013). Aplikasi model Rasch untuk penelitian ilmu-ilmu sosial. Trim Komunikata.
Wedhayanti, G. C. (2024). Peran ayah (fathering) dalam pengasuhan. Daiwi Widya, 11(1), 80–91. https://doi.org/10.37637/dw.v11i1.2016
Wulandari, H., & Shafarani, M. U. D. (2023). Dampak fatherless terhadap perkembangan anak usia dini. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 1–10. https://doi.org/10.31000/ceria.v12i1.9019
Zakaria, M. R. A. (2020). Pengalihan peran sementara pengasuhan anak dari orang tua ke nenek dan kakek. Jurnal Sosiologi Dialektika, 14(2), 120–125. https://doi.org/10.20473/jsd.v14i2.2019.120-125
Zuhrah, Z. (2022). Distribusi peran pencari nafkah suami istri sebagai perwujudan keluarga demokratis. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 6(1), 26–37. https://doi.org/10.52266/sangaji.v6i1.829
DOI: https://doi.org/10.36269/psyche.v8i1.3577
Refbacks
- There are currently no refbacks.
PSYCHE Index:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

_.png)








