ANALISIS NILAI MORAL DALAM FILM "SIKSA KUBUR"
Abstract
Film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan pesan
moral yang mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis nilai moral yang terkandung dalam film Siksa Kubur (2024), sebuah karya horor dari
Joko Anwar yang mengangkat tema kehidupan setelah kematian, dosa, dan penebusan. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi, melibatkan pengamatan
terhadap adegan dan dialog yang dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keimanan dan spiritualitas menjadi tema yang paling
dominan dengan tujuh kemunculan, menggarisbawahi pentingnya hubungan manusia dengan Tuhan.
Selain itu, nilai keluarga yang menekankan cinta, tanggung jawab, dan keharmonisan antaranggota
keluarga muncul sebanyak enam kali. Nilai lain seperti kejujuran, kepedulian terhadap sesama,
kesetaraan, dan keteguhan juga ditemukan, meskipun dengan frekuensi lebih rendah. Melalui elemen-
elemen cerita yang menyentuh berbagai aspek moralitas, film ini berhasil menjadi media refleksi yang
mengajak penontonnya untuk merenungkan nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan, sekaligus
memberikan wawasan tentang bagaimana media populer dapat menjadi sarana edukatif yang efektif.
moral yang mendalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis nilai moral yang terkandung dalam film Siksa Kubur (2024), sebuah karya horor dari
Joko Anwar yang mengangkat tema kehidupan setelah kematian, dosa, dan penebusan. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi, melibatkan pengamatan
terhadap adegan dan dialog yang dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keimanan dan spiritualitas menjadi tema yang paling
dominan dengan tujuh kemunculan, menggarisbawahi pentingnya hubungan manusia dengan Tuhan.
Selain itu, nilai keluarga yang menekankan cinta, tanggung jawab, dan keharmonisan antaranggota
keluarga muncul sebanyak enam kali. Nilai lain seperti kejujuran, kepedulian terhadap sesama,
kesetaraan, dan keteguhan juga ditemukan, meskipun dengan frekuensi lebih rendah. Melalui elemen-
elemen cerita yang menyentuh berbagai aspek moralitas, film ini berhasil menjadi media refleksi yang
mengajak penontonnya untuk merenungkan nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan, sekaligus
memberikan wawasan tentang bagaimana media populer dapat menjadi sarana edukatif yang efektif.
Keywords
Sinematografi, simbolisme,semiotika
Full Text:
PDFReferences
Adelia. (2024). Menyingkap Makna
Mendalam di Film Siksa Kubur Karya
Joko Anwar. Era.id.
https://era.id/film/150718/menyingkap-
makna-mendalam-di-film-siksa-kubur-
Rachman, R. F. (2024). The Representation
of Islamic Values in “Siksa Kuburâ€
Movie Through Foucauldian Discourse
Analysis. Jurnal Ilmu Komputer dan
Desain Komunikasi Visual, 9(2).
https://journal.unusida.ac.id/index.php/j
ik/article/view/1449/953
DOI: https://doi.org/10.36269/jeil.v6i1.3488
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Adelia Del Lia, Lusyana Artieka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
JEIL INDEX






