BENGKEL PENULISAN FIKSI ISLAMI UNTUK SANTRI DI PONDOK PESANTREN BHAKTI NUGRAHA KABUPATEN BOGOR

Wanda Anggara, Lili Awaludin, Bunyamin Faisal Syarifudin

Abstract


Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia dan rumah pertama bagi kegiatan literasi di Indonesia. Namun, seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, dan kemudahan akan akses informasi, potret pondok pesantren sekarang ini justru malah mengalami kemunduran dalam hal literasi. Oleh sebab itu, kegiatan PKM seperti peningkatan kecakapan literasi para santri mesti diselenggarakan. Berpijak pada argumentasi tersebut, kemudian tim pengabdi kegiatan PKM menyelenggarakan bengkel penulisan fiksi islami untuk santri di Pondok Pesantren Bhakti Nugraha Kabupaten Bogor. Bengkel penulisan fiksi islami untuk santri di Pondok Pesantren Bhakti Nugraha Kabupaten Bogor ini bagi tim pengabdi dirasa menjadi salah satu hal krusial, upaya strategis, dan tentu penting untuk diselenggarakan. Kemudian agar PKM ini menjadi PKM yang komprehensif, dalam pelaksanaannya PKM ini menggunakan pendekatan workshop yang dilakukan secara daring dan luring. Hasil dari PKM ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan berupa buku antologi fiksi islami dari para santri. Selain itu, hasil dari PKM ini yang mana berupa penerbitan kumpulan fiksi islami diharapkan juga menjadi implementasi nyata dari peningkatan kapasitas literasi di pondok pesantren.

Keywords


Bengkel Penulisan; Fiksi Islami; Pesantren

References


Anderson, L. W. and Krathwohl, D. R. (2013). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. Allyn & Bacon. Boston, MA (Pearson Education Group).

AR, Z. T., Kusaeri, K., Alfiyah, H. Y., & Purnamasari, N. I. (2021). Menakar Budaya Literasi Di Pesantren; Siginifikansi dan Relevansi Metode Programme for International Student Assessment. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan Dan Manajemen Islam, 10(1), 69–88. https://doi.org/10.32806/jf.v13i01.4356

Gillette, A. (1985). Youth, Literacy and Participation. International Review of Education/ Internationale Zeitschrift Für Erziehungswissenschaft/ Revue Internationale de l’Education, 31(4), 373–395. http://www.jstor.org/stable/3444353.

Green, G. P. & Haines, A. (2002). Asset Building & Community Development. Thousand Oaks, Calif: Sage Publications.

Ihsania, S. (2020). Pengaruh Cerita Fiksi Terhadap Budaya Literasi Di Kalangan Mahasiswa. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 81-90.

Kharizmi, M. (2015). Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Kemampuann Literasi. Jupendas: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 11–21.

Malawi, I. (2017). Pembelajaran Literasi Berbasis Sastra Lokal. Surabaya: Media Grafika.

Maskur, A. (2019). Penguatan Budaya Literasi di Pesantren. IQ: Jurnal Pendidikan Islam, 2 (1).

Suharso, P., & Sarbini, S. (2018). Coastal Community Response To The Movement Of Literacy: A Study On Literacy Culture In Demak Pesantren's. E3S Web of Conferences, 47, Article 07004. https://doi.org/10.1051/e3sconf/20184707004




DOI: https://doi.org/10.36269/jdn.v4i1.3803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor and Administration Address:

Jurnal Dedikasi Untuk Negeri is published by Universitas Muhammadiyah Lampung

Jl. ZA. Pagar Alam, Labuhan, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Bandar Lampung, Indonesia, Postal Code 35132

 

 JDN Index:

  


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics

View My Stats