KEPATUHAN TERHADAP FIGUR OTORITAS DAN RADIKALISME PADA REMAJA

Eko Apri Ariyanto, Nur Halimatul Sa'diyah

Abstract


Radikalisme adalah paham atau aliran politik yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan menggunakan langkah-langkah luar biasa dan dapat disertai pembenaran terhadap tindak kekerasan maupun pelaksanaan tindak kekerasan untuk mencapai perubahan kondisi politik. Obedience adalah perilaku – perilaku yang diikuti oleh remaja yang berasal dari figur otoritas.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilaisignifikansi seberapa besar hubungan antara obedience dengan potensi radikalisme pada remaja. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara obedience dengan potensi radikalisme pada remaja. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini ialah siswa Madrasah Aliyah Babussalam Mojoagung Jombang dan Madrasah Aliyah Bidayatul Hidayah Jatirejo Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional serta menggunakan teknik sampling berupa simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala radikalisme dan skala obedience dengan teknik analisis Product Moment. Hasil yang diperoleh adalah coefficient (rxy) sebesar -0,524 dengan taraf signifikansi (p) = 0,000 dimana ( p = 0,000; p < 0,01 ), artinya terdapat korelasi negatif yang sangat signifikan antara obedience dengan potensi radikalisme pada remaja sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi obedience yang dimiliki remaja maka semakin rendah potensi radikalisme remaja sebaliknya semakin rendah obedience remaja maka semakin tinggi potensi radikalisme remaja. Dampak dari penelitian ini ialah remaja lebih memiliki pandangan yang luas, terbuka dengan diskusi – diskusi umum serta remaja mampu menangkal doktrin – doktrin radikalisme.


Keywords


Radikalisme, Obedience, Remaja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :