PSYCHOLOGICAL WELL-BEING REMAJA PENYALAHGUNA NARKOBA

Indra Sandi Saputra

Abstract


Remaja merupakan orang muda berusia antara 13 dan 19 tahun. Remaja menjadi generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan diarahkan pergaulan dan pola pikirnya. Ketika pergaulan dan pola pikir remaja tidak lagi terarah, maka masa depan bangsa dapat terancam. Dewasa ini ancaman bagi remaja berupa penyalahgunaan narkoba, candu yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh, emosi, pola pikir, dan nalar. Remaja penyalahguna narkoba dapat meningkat tiap tahun, sehingga dibutuhkan pemahaman tentang hal yang melatarbelakangi remaja menjadi penyalahguna narkoba. Satu di antara beberapa hal yang diyakini melatarbelakangi penyalahgunaan narkoba para remaja adalah kondisi kesejahteraan psikologis. Sehubungan dengan itu, artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi kesejahteraan psikologis remaja penyalahguna narkoba yang ditinjau dari dimensi psychological well being. Artikel ini menggunakan wawancara mendalam untuk mengumpulkan data. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Artikel ini menunjukkan bahwa dimensi yang mendominasi kondisi kesejahteran psikologis remaja penyalahguna narkoba adalah penerimaan diri (self acceptance), hubungan positif dengan orang lain (positive relations with others), dan penguasaan lingkungan (environmental mastery).


Keywords


zPsychological well-being, remaja, penyalahguna narkoba, narkoba, dimensi psychological well-being

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :